Wednesday, December 16, 2020

Lebih Waspada, Ini Masalah yang Kerap Terjadi Saat Kirim Barang ke Luar Negeri

Pengiriman barang dari maupun ke luar negeri merupakan kegiatan yang cukup berisiko jika dilakukan tanpa persiapan. Hal ini berhubungan dengan bagaimana setiap negara memberlakukan peraturan dalam menerima atau juga mengirim barang dari dan ke luar negeri. Jasa kirim barang bisa membantu memperlancar proses pengiriman.



Terdapat beberapa masalah umum yang sering terjadi pada kegiatan ini. Terkadang masalah-masalah tersebut bisa menimbulkan kerugian besar agi pihak pengirim dan pihak penerima. Maka penting menerapkan cara pengiriman yang sesuai peraturan dan kebijakan masing-masing negara.

Masalah-Masalah yang Sering Terjadi Ketika Mengirim Barang

Tidak hanya masalah biaya pengiriman yang tiba-tiba harus bertambah, di luar perkiraan, tetapi masih beragam lagi masalah yang bisa saja Anda alami. Berikut beberapa masalah umum yang sering terjadi saat mengirim barang.

1.     Barang Sampai ke Tempat Tujuan Lebih Lama dari Perkiraan

Masalah pertama ialah dalam hal waktu pengiriman. Tentunya setiap kegiatan pengiriman memiliki waktu yang telah diperhitungkan. Biasanya berhubungan pula dengan jenis layanan yang Anda pilih. Termasuk ketika gunakan jasa pengiriman.

 

Misalnya layanan yang ditawarkan barang sampai dalam waktu 7-10 hari. Tetapi bisa saja ada masalah yang membuat barang sampai  di hari ke-11 atau di hari yang melebihi 10 hari tersebut.

 

Ada berbagai situasi atau kondisi yang bisa saja mendadak terjadi dan membuat waktu pengiriman jadi lebih lama. Contohnya seperti sekarang yaitu masa pandemi yang membuat aktivitas sebagian besar negara terbatas.

2.     Mengalami Kerusakan

Masalah ini sering juga terjadi. Ada banyak penyebab yang bisa membuat barang kiriman rusak. Pertama, barang tidak dipacking dengan baik dan membuatnya rusak di waktu pengiriman. Kedua, ketidaksengajaan pihak yang terlibat dalam proses kirim merusak barang. Misalnya pihak imigrasi dan bea cukai yang harus memeriksa ulang barang. Mereka mau tidak mau membuka paket kiriman untuk memenuhi aturan dan kebijakan standar.

3.     Barang Ditahan oleh Pihak Bea Cukai

Berikutnya ialah barang tertahan di bea cukai. Ini salah satu alasan mengapa akan sangat memudahkan bila menggunakan jasa kirim barang karena bisa membantu dalam urusan bea cukai. Ditahannya barang oleh pihak bea cukai bisa dilatarbelakangi berbagai alasan. Biasanya karena data atau dokumen yang diberikan tidak sesuai.

 

Seperti dalam hal besarnya nilai barang. Nilai barang yang tertulis lebih rendah. Seperti yang kita ketahui, banyak orang yang sengaja mengisi data nilai barang dengan menurunkannya dari yang seharusnya agar pajak yang dikenakan tidak terlalu besar. Bea cukai bisa juga menahan barang bila merasa barang mencurigakan.

4.     Barang Hilang

Masalah yang paling merugikan tentunya barang kiriman hilang. Oleh karena itu mengetahui sistem mekanisme pengiriman itu penting. Jadi Anda bisa melacak dimana barang milik Anda hilang dari proses pengiriman. Seperti saat tahapan sortir gudang barang tidak berubah status dan diketahui tidak masuk ke tahapan berikutnya. Berarti kemungkinan barang hilang di gudang.

5.     Adanya Biaya Tambahan yang Cukup Tinggi

Berhubungan dengan bea cukai dan peraturan yang diberlakukan di setiap negara. Biaya tambahan yang dikenakan bisa saja sangat tinggi. Pastinya akan sangat mengejutkan Anda dan membuat Anda harus mempertimbangkannya. Ada juga pihak yang malah memilih membiarkan barang tertahan dan memilih tidak mau membayar untuk menebusnya karena merasa terlalu mahal.

Gunakan bantuan jasa kirim barang akan lebih mempermudah proses pengiriman barang. Mereka pun menawarkan berbagai layanan yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Termasuk beragam jalur pengiriman yaitu darat, laut, dan udara.

0 comments:

Post a Comment