Wednesday, September 9, 2020

>> Mantan Pemain Timnas Sepak Bola Yang Sekarang Jadi Satpam

Masa depan seseorang tak pernah sanggup diduga. Meski kita sudah berupaya maksimal, urusan hasil bukan urusan kita. Nasib tragis dialami seorang pemain timnas sepakbola U19, Fachri Firmansya. Mantan pemain timnas usia 19 ini pada masa jayanya sungguh terkenal di media. Namun kariernya terpaksa berhenti dikala pria alumnus Sekolah Menengah kejuruan Negeri 7 Surabaya ini mengalami cedera di kaki.

Fachri pernah masuk 30 pemain yang berkesempatan tampil di hadapan instruktur Indra Sjafri selaku aktivitas penjaringan Timnas U-19 jelang Piala AFF. Karier sepak bolanya meningkat. Ia kemudian bergabung di klub Sriwijaya FC u21.

Peristiwa nahas itu terjadi dikala Fachri mengikuti turnamen Cotif, Valencia, tahun 2014 silam bareng timnas U21. Karena cederanya cukup parah, ia mesti mengerjakan operasi. Namun alasannya yakni tak kunjung sembuh, Fachri pun dilepas SFC. Fachri meneruskan sendiri terapi dan pengobatannya dengan ongkos sendiri, tanpa ada sumbangan dana dari timnas maupun PSSI.

Malang tak sanggup ditolak, Fachri lahir bukan dari keluarga berada. Kabarnya, ayahnya berprofesi selaku tukang racik jamu di erat kawasan tinggalnya di Simo Pomahan Surabaya. Dan ibunya yakni seorang buruh tukang jahit sandal.  Fachri pun tak sanggup melanjutkan pengobatan cederanya secara maksimal.

Hanya alasannya yakni dana, mimpi anak bangsa terkubur selamanya. Seorang kawan Fachri yang berjulukan Rangki Effan baru-baru ini mengunggah suatu posting-an di Facebook. Dalam statusnya yang cukup panjang, ia menceritakan sahabatnya yang malang itu. Menurut Rangki Effan, sahabatnya itu sekarang berkarier menjadi security atau satuan pengaman (satpam) di suatu perusahaan di Surabaya.

Status di Facebook ini mendapatkan sambutan yang simpatik. Sampai Minggu, 12 Juni 2016, status itu sudah dibagikan sebanyak 466 kali.
(sumber)

0 comments:

Post a Comment